Sisi Negatif Punya Kartu Kredit

Posted by

Setelah artikel sebelumnya sudah kita bahas mengenai sisi positif memiliki kartu kredit, kali ini biar adil dan berimbang, maka saya juga membahas sisi negatifnya. Sekalipun kartu kredit memiliki keuntungan yang saya sebutkan dalam artikel sebelumnya, namun anda juga harus waspada dengan kartu ajaib ini.

Tentu anda telah sering mendengar bahwa kartu kredit itu jahat dan lainnya. Biar tidak semakin lama, yuk segera mulai.

Membuat Konsumtif
Segala kemudahan dan kepraktisan yang saya sebutkan dalam sisi positif, bisa menjadi boomerang bagi anda yang tidak bisa mengontrol diri, karena seringkali membuat anda menjadi lupa diri akan kemampuan finansial anda.

Anda sudah menganggap kartu kredit sebagai tambahan income anda, padahal yang tepat adalah sarana pembayaran. Anda dengan mudah selalu gesek dan gesek kartu kredit tanpa mengingat kemampuan anda dalam membayar, akibatnya apa?

Selain menjadi gaya hidup baru, anda juga menjadi boros, anda tidak lagi perhitungan terhadap keuangan anda. Selagi limit kartu kredit masih ada, anda akan terus bertransaki. Inilah yang menjadi diri anda yang baru, yaitu konsumtif yang juga boros.

Anda sudah tidak bisa lagi membedakan mana yang kebutuhan dan keinginan. Anda dengan sesuka hati bertransaksi, ditambah lagi anda mudah tergiur diskon atau midnight sale. Atau mungkin anda malah fokus mengejar poin reward yang sebenarnya anda sudah dalam jalan yang salah.

Maka sebelum anda terjebak dalam gaya hidup dan kebiasaan seperti, pikirkan lagi apa fungsi kartu kredit sebenarnya.

Membuat Utang
Kondisi anda yang sudah konsumtif seperti di atas, tentu akan berdampak pada keuangan anda. Mulai dari tagihan kartu kredit yang sudah tidak dapat anda bayar secara penuh, lalu anda sudah mulai menggali lubang tutup lubang dengan mencari pinjaman lain.

Semua hidup anda sudah penuh dengan utang. Anda bekerja pun sudah tidak fokus, karena anda sudah harus memikirkan membayar tagihan ini itu yang sebenarnya itu tidak perlu terjadi bila anda bisa menggunakan kartu kredit dengan bijak.

Dengan demikian hari-hari anda akan berkutat dengan hal-hal seperti ini. Ditambah dengan segala pinjaman sana-sini, membuat nama anda sendiri menajadi kurang baik. Bila anda bermasalah dengan kartu kredit, lalu anda sudah sampai pinjam KTA juga, maka ketika anda pengajuan untuk kredit lainnya misalkan Kredit rumah, maka sangat sulit.

Karena nama anda sudah dalam kategori yang kurang layak untuk diberikan kredit lagi. Apakah anda ingin seperti ini?

Membuat peluang Kejahatan
Dengan berkembangnya teknologi saat ini, belanja tidak melulu harus pergi ke suatu tempat. Anda bisa transaksi di rumah dengan computer atau bisa denga handphone anda. Ya semua cukup dengan belanja online, semua kebutuhan anda bisa dibeli lho.

Yang harus menjadi perhatian khusus adalah ketika anda bertransaksi online menggunakan kartu kredit, bocornya data nasabah. Maka beberapa minggu ini kita juga sudah sering membaca berita agar tidak mengijinkan kartu kredit digesek dua kali atau digesek di mesin kasir.

Apa tujuan nya? Ya tentu supaya data-data yang terdapat pada kartu kredit anda tidak bocor kepada pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga ada kemungkinan kartu kredit anda dibobol oleh penjahat. Inilah yang sangat ingin dihindari oleh kita semua. Maka anda harus cermat ketika belanja online maupun ketika transaksi di kasir.

Pastikan pada diri anda, ketika ingin atau sudah memiliki kartu kredit, kartu kredit hanyalah sebagai sarana pembayaran. Total belanjaan yang anda gesek, berarti anda sudah memiliki uang tunainya, sehingga ketika tagihan datang, anda tinggal membayar.

Ini hanya sedikit dari bahasan tentang utang kartu kredit dan sisi negatifnya. Untuk lebih detil dapat dipelajari di workshop atau kelas-kelas perencanaan keuangan.

Inilah beberapa sisi negatif memiliki kartu kredit. Silakan anda baca kembali artikel minggu lalu mengenai sisi positif dan kali ini tentang sisi negatif sehingga anda mendapat perbandingan dengan jelas.

Kartu kredit layaknya pisau tajam, yang jika tepat penggunaannya, dapat memotong daging dengan rapi, tapi jika salah penggunaannya, dapat melukai diri anda sendiri bahkan orang lain. Sekali lagi, kartu kredit adalah sarana pembayaran.

Happy Planning.

Sumber: detikFinance

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *